Tutorial Claude · 9 menit baca
Banyak orang punya pengalaman kerja yang bagus tapi bingung menuliskannya di CV. Pengalaman jadi kasir, bantu jualan online, atau ngurus stok sering dianggap “biasa saja”, padahal di baliknya ada kemampuan yang dicari perekrut: teliti, bertanggung jawab, dan bisa melayani pelanggan.
Caranya mudah. Ceritakan pengalamanmu seperti sedang curhat ke teman, lalu minta Claude menyusunnya. Artikel ini menunjukkan langkahnya, prompt yang bisa dipakai, dan hal-hal yang wajib kamu periksa sendiri sebelum CV dikirim.
Langkah 1
Tidak perlu rapi, tidak perlu pakai istilah resmi. Tuliskan apa adanya: sekolah atau kuliahmu, tahun lulus, apa saja yang pernah kamu kerjakan, dan hal-hal yang kamu bisa. Semakin lengkap ceritanya, semakin banyak bahan yang bisa diolah.
Contoh cerita dari video
aku lulusan SMK akuntansi 2021. pernah jadi kasir minimarket 2 thn, terus bantu jualan online punya sodara, ngurus stok, packing, bales chat customer sampe malem...
Dari cerita sependek itu saja sudah terlihat beberapa bahan: latar pendidikan (SMK akuntansi), pengalaman melayani pelanggan (kasir dan chat), dan kemampuan operasional (stok dan packing).
Hal yang bagus untuk disertakan
- Angka, kalau kamu punya: berapa pesanan per hari, berapa lama bekerja, berapa pelanggan yang dilayani.
- Hal yang kamu kerjakan sendiri, bukan hanya nama jabatan.
- Kemampuan alat: Excel, kasir digital, aplikasi marketplace, dan sejenisnya.
- Posisi yang kamu incar, supaya CV diarahkan ke sana.
Langkah 2
Setelah bercerita, minta format yang kamu butuhkan. Permintaan di video sengaja dibuat sederhana.
Permintaan dari video
tolong bikinin CV 1 halaman + surat lamarannya ya
Kamu bisa membuatnya lebih terarah dengan menyebut posisi dan menempelkan deskripsi lowongan. Dengan begitu Claude menekankan pengalaman yang relevan.
Versi yang lebih terarah
Berdasarkan ceritaku di atas, buatkan: 1. CV 1 halaman untuk melamar posisi [nama posisi]. 2. Surat lamaran singkat (maksimal 200 kata). Aturan: - Pakai HANYA informasi yang kuberikan. Jangan menambah pengalaman, angka, atau keahlian yang tidak kusebut. - Kalau ada data yang kurang (nomor HP, email, tahun), tulis sebagai [isi di sini]. - Bahasa Indonesia yang rapi dan tidak berlebihan. Deskripsi lowongan: [tempel deskripsi lowongan]
Aturan terpenting
Baris “jangan menambah pengalaman atau angka yang tidak kusebut” melindungimu. Tanpa itu, AI kadang mengisi celah dengan hal yang terdengar bagus tapi tidak benar, dan itu bisa jadi masalah saat wawancara.
Contoh
Berikut gambaran bagaimana cerita biasa bisa diubah menjadi poin pengalaman yang lebih jelas. Ini ilustrasi bentuknya, dan bagian dalam kurung harus kamu isi dengan datamu yang sebenarnya.
Sebelum dan sesudah diolah
✕ Cerita awal
ngurus stok, packing, bales chat customer sampe malem
✓ Poin CV
Mengelola stok barang dan mencatat keluar-masuk produk. Mengemas pesanan [rata-rata jumlah] paket per hari. Melayani pertanyaan pelanggan lewat chat dengan respons ramah dan cepat.
Susunan CV satu halaman yang umum
- 1Identitas dan kontak: nama, kota, nomor HP, email.
- 2Ringkasan singkat: dua atau tiga kalimat tentang kamu dan posisi yang dituju.
- 3Pengalaman kerja: urut dari yang terbaru, dengan 2 sampai 4 poin per pekerjaan.
- 4Pendidikan: sekolah atau kampus dan tahun lulus.
- 5Keahlian: kemampuan yang relevan dengan posisi.
Kerangka surat lamaran
- Paragraf 1: posisi yang dilamar dan dari mana kamu tahu lowongannya.
- Paragraf 2: dua atau tiga pengalaman paling relevan dan apa yang kamu pelajari.
- Paragraf 3: alasan tertarik dan ajakan untuk wawancara.
- Penutup singkat dengan namamu.
Sebelum kirim
Hasil dari Claude adalah draf. Kamu yang bertanggung jawab atas isinya. Periksa daftar ini satu per satu.
- Semua tahun, nama tempat kerja, dan jabatan sudah benar.
- Tidak ada pengalaman, angka, atau keahlian yang kamu tidak punya.
- Bagian [isi di sini] sudah diganti: nomor HP, email, dan kota.
- Nama perusahaan dan posisi di surat lamaran sudah benar dan sesuai lowongan.
- Tidak ada salah ketik, dan gaya bahasanya terdengar seperti kamu.
- Hanya ada data pribadi yang memang perlu dicantumkan. Hindari nomor identitas atau data sensitif yang tidak diminta.
Sesuaikan tiap lamaran
Satu CV yang sama untuk semua lowongan kurang efektif. Tempel deskripsi lowongan berbeda ke Claude dan minta ia menyesuaikan penekanan, tanpa mengubah fakta.
Lanjutan
Kalau CV-mu lolos, langkah berikutnya adalah wawancara. Artikel berikutnya di seri ini membahas cara berlatih wawancara dengan menyuruh Claude berperan sebagai HRD, memakai pengalaman yang sama dengan CV-mu.
Apakah CV buatan AI akan ketahuan?+
Yang terpenting isi CV benar, relevan, dan terdengar seperti kamu. Edit supaya gayanya sesuai caramu menulis, dan pastikan kamu bisa menjelaskan setiap poin di wawancara.
Kalau pengalamanku sedikit?+
Ceritakan juga proyek sekolah, kegiatan organisasi, kerja lepas, atau membantu usaha keluarga. Hal-hal itu sah dan bisa menunjukkan kemampuanmu.
Perlu mencantumkan foto atau data pribadi?+
Itu tergantung kebiasaan di bidang dan perusahaan yang kamu lamar. Cantumkan yang diminta saja, dan hindari data sensitif yang tidak perlu.
Artikel ini bagian dari seri Tutorial Claude. Contoh poin CV di atas adalah ilustrasi cara menulis, bukan jaminan lolos seleksi.
Ivan Darmawan
Tutorial Claude AI buat kerjaan & bisnis