ivan.
← Semua tutorial

Tutorial Claude · 8 menit baca

Versi singkat · 55 detik

Claude adalah asisten AI yang bisa dipakai untuk banyak pekerjaan tulis-menulis dan baca-membaca. Masalahnya, banyak orang membukanya, bingung mau minta apa, lalu menutupnya lagi. Artikel ini memberi tiga cara paling praktis untuk mulai: meringkas dokumen panjang, menulis draf email, dan memberi contoh supaya hasilnya cocok dengan gayamu.

Ketiganya tidak butuh keahlian khusus. Yang dibutuhkan hanya kebiasaan menulis permintaan yang jelas. Di tiap bagian ada prompt yang bisa kamu salin dan sesuaikan.

Cara 1

Laporan, kontrak, notulen rapat, atau artikel yang panjang sering menghabiskan waktu hanya untuk memahami garis besarnya. Kamu bisa mengunggah dokumennya ke Claude lalu meminta ringkasan.

Langkahnya

  1. 1Buka percakapan baru di Claude dan unggah dokumennya (misalnya PDF) lewat tombol lampiran.
  2. 2Tulis permintaan yang jelas, misalnya jumlah poin yang kamu mau.
  3. 3Baca ringkasannya, lalu minta bagian yang kurang jelas dijelaskan lebih rinci.

Prompt dari video

Buatkan 5 poin penting dari dokumen ini

Prompt itu sudah cukup untuk mulai. Kamu bisa membuatnya lebih tajam dengan menyebut siapa yang akan membaca ringkasannya dan apa yang perlu dilakukan setelahnya.

Versi yang lebih spesifik

Buatkan 5 poin penting dari dokumen ini untuk atasanku yang hanya punya 2 menit membaca.
Setelah poin, tulis 2 hal yang perlu diputuskan atau ditindaklanjuti.
Kalau ada angka penting, sebutkan angkanya dan di bagian mana ia muncul.

Selalu cek

Ringkasan AI bisa melewatkan hal penting atau keliru menangkap angka. Untuk dokumen yang menyangkut uang, kontrak, atau keputusan penting, cocokkan poin-poinnya dengan dokumen aslinya. Dan jangan mengunggah dokumen rahasia atau milik orang lain tanpa izin.

Cara 2

Menulis email yang sopan tapi tidak kaku sering memakan waktu lebih lama daripada isi pesannya. Claude bisa menyusun drafnya, kamu tinggal memeriksa dan mengirim.

Prompt dari video

Tulis email ke klien untuk minta mundur meeting dari Rabu ke Jumat. Nada: sopan tapi santai.

Perhatikan isi prompt itu: siapa penerimanya (klien), apa tujuannya (mundurkan meeting), perubahan konkretnya (Rabu ke Jumat), dan nadanya (sopan tapi santai). Empat hal itulah yang membuat drafnya bisa langsung dipakai.

Contoh hasil (ilustrasi)

Hasil dari Claude bisa berbeda tiap kali. Contoh di bawah hanya gambaran bentuknya.

Draf contohEmail · contoh fiktif
Halo Pak [nama], Terima kasih sudah menyiapkan waktu. Saya mohon izin untuk memundurkan meeting kita dari Rabu ke Jumat, ya Pak, karena ada [alasan]. Apakah Jumat jam [jam] cocok untuk Bapak? Kalau ada waktu lain yang lebih nyaman, kabari saja. Mohon maaf atas perubahannya dan terima kasih atas pengertiannya. Salam, [namamu]

Perhatikan: Hal yang harus kamu isi sendiri: nama, alasan, dan jam. Jangan biarkan alasan dikarang oleh AI kalau alasannya tidak benar.

Lengkapi dengan detail

  • Siapa penerimanya dan bagaimana hubunganmu dengannya.
  • Tujuan email dan satu hal yang kamu inginkan dari penerima.
  • Nada: formal, santai, atau tegas tapi sopan.
  • Panjang: misalnya maksimal 5 kalimat.

Cara 3

Cara ini paling sering membedakan hasil yang biasa dengan hasil yang terasa seperti tulisanmu. Perintah seperti “buat caption yang bagus” terlalu terbuka. Kalau kamu menunjukkan contoh gaya yang kamu mau, Claude punya sesuatu yang konkret untuk ditiru.

Prompt dari video

Ini contoh caption-ku: "Pagi yang pelan, kopi yang jujur..." Tulis 3 caption promo cold brew dengan gaya yang sama persis.

Dua hal bekerja di sini. Pertama, kamu memberi contoh nyata. Kedua, kamu menyebut jumlah yang diminta (3 caption) sehingga hasilnya terukur dan mudah dibandingkan.

Template yang bisa dipakai ulang

Ini contoh [jenis tulisan]-ku:
"[tempel contoh 1]"
"[tempel contoh 2]"

Tulis [jumlah] [jenis tulisan] tentang [topik] dengan gaya yang sama.
Jangan menyalin kalimat dari contoh, cukup tiru gaya dan ritmenya.

Lanjutannya

Kalau hasilnya masih terasa kaku, bagian berikutnya dari seri ini membahas tiga trik prompt agar tulisan Claude tidak kaku, termasuk cara membuat Claude meniru gayamu secara sistematis.

Penutup

  1. 1Beri konteks. Siapa kamu, siapa pembacanya, dan apa tujuannya.
  2. 2Beri contoh atau batasan. Panjang, nada, atau format yang kamu mau.
  3. 3Perbaiki bertahap. Kalau belum pas, minta revisi satu hal per permintaan, bukan mengulang dari awal.

Apakah aman mengunggah dokumen kerja ke Claude?+

Itu tergantung kebijakan kantor atau klienmu dan pengaturan akunmu. Jangan mengunggah dokumen rahasia, data pribadi orang lain, atau dokumen yang dilarang dibagikan tanpa izin. Kalau ragu, tanyakan dulu atau pakai versi yang datanya sudah disamarkan.

Hasil Claude selalu benar?+

Tidak. Claude bisa keliru atau melewatkan detail. Selalu periksa fakta, angka, dan nama sebelum dipakai.

Harus pakai bahasa baku?+

Tidak. Tulis permintaanmu dengan bahasa yang biasa kamu pakai. Yang penting jelas. Kalau ingin hasil baku atau santai, sebutkan nadanya.

Artikel ini bagian dari seri Tutorial Claude. Contoh draf email di atas adalah ilustrasi dan bukan keluaran asli dari video.

Ivan Darmawan

Ivan Darmawan

Tutorial Claude AI buat kerjaan & bisnis